DLH Kurang Truk Sampah, Butuh 900 tapi Baru Ada 200 Unit

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor mengungkap minimnya jumlah armada untuk mengangkut sampah. Dari jumlah ideal 900 unit, DLH hanya memiliki 200 unit truk untuk mengangkut 2.700 ton sampah per hari ke tempat pembuangan akhir (TPA) Galuga.
“Kalau pertanyaannya harus berapa (armada), kita hitung saja tonase-(sampah)-nya, kubiknya, baru hitungan kita kemarin itu memerlukan 900 unit kendaraan, sementara yang ada sekarang sekitar 200-230 unit,” kata Kabid Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Bogor Ismambar Fadli Manen atau Fadli dihubungi.
“Yang jelas bahwa kendaraan kita itu kan ada lebih kurang 230, ada yang umurnya sudah tua, adanya masih muda ada yang sedang. Kalau bicara laik atau tidak laik kan, kalau mesinnya masih bagus disebut masih laik, tetapi mungkin terkait bodinya (kurang laik),” imbuhnya.
Fadil mengatakan jumlah sampah yang harus diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga Bogor mencapai 2.000-2.700 ton per hari. Akan tetapi, DLH kini hanya mampu angkut 800-1.000 ton per hari karena keterbatasan armada.
“Timbunan sampah kita itu cukup besar, setiap hari itu sampah kita 2.000-2.700 ton setiap hari, dengan jumlah penduduk Kabupaten Bogor sekitar 5,6 jiwa, itu kalau dihitung dari timbunan, tapi itu kan fluktuatif,” kata Fadil.